Vice President Coorporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito, mengakui keberadaan bahan bakar minyak jenis Premium di wilayah Pulau Jawa mulai terjadi penurunan, bahkan sudah tidak dijual lagi di sejumlah SPBU. Menurut Adiatma, alasan utama bensin Premium sulit ditemukan di Pulau Jawa, lantaran memang hal itu telah diatur Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang beberapakonservasi yang ditawarkan oleh penulis yaitu mengangkat bahasa daerah Laiyolo kedalam bentuk tulisan sastra seperti cerpen, novel, puisi, komik dan TradisiMenumbuk Gabah (Muhammad Bakri/detikcom) Maros - Tradisi pertanian masyarakat Baniaga, Maros ini sudah nyaris punah. Apa itu? Mari kita mengenalnya melalui cerita berikut. Dilaksanakan di Kelurahan Taroada, Kecamatan Turikale, Maros, Sulawesi Selatan. Adalah seni menumbuk gabah atau Mappadekko yang masih tetap dilaksanakan tiap tahun Dilansirdari International Animal Rescue Indonesia, berikut adalah fauna Pulau Jawa yang hampir punah: 1. Banteng Jawa. Banteng Jawa ( Bos javanicus) merupakan salah satu fauna Pulau Jawa yang hampir punah. Kini, keberadaan banteng Jawa dilindungi oleh Taman Nasional Ujung Kulon, Taman Nasional Baluran, dan Taman Nasional Bali Barat. . Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Apa itu keris? Keris adalah senjata tradisional yang terdapat di setiap daerah. Setiap daerah memiliki berbagai macam bentuk keris, seperti halnya di Jawa yaitu senjata tikam golongan belati. Keris melambangkan suatu benda simbolis dan spiritual yang sampai saat ini masih dipergunakan dan terlihat di masyarakat. Selain itu, makna keris sendiri memiliki jiwa kepahlawanan dan sikap ksatria yang menjadikan keris bukan hanya berfungsi sebagai senjata taktis tradisional saja, melainkan yang membawa keris tersebut memiliki sikap yang berwibawa. Keris mampu memberikan nilai dan citra simbolik yang diyakini oleh masyarakat sebagai satu bentuk kebudayaan yang adi luhung klasik. Karena dianggap mempunyai nilai dan symbol dalam kehidupan masyarakat, keris saat ini sudah menjadi warisan budaya yang perlu berkembangnya zaman, menjadikan senjata keris sebagai hasil dari kebudayaan kebendaan yang sampai saat ini menjadi bagian integral dari masyarakat pendukungnya. Sehingga hal ini sudah selayaknya mendapatkan hak serta jaminan perlindungan dan pengembangan kebudayaan keris. Saat ini keris sudah diakui warisan agung budaya dunia, yang dimana hal ini merupakan pengakuan pertama terhadap budaya asli Indonesia kemudian disusul pengakuan terhadap batik dan wayang. Berharap keris didudukkan sebagai budaya bangsa dan warisan yang paling tua, dimana tidak ada kaitannya dengan hal-hal yang bersifat mistis, sehingga keris tidak dipersepsikan salah oleh generasi muda bangsa. Keris juga menjadi sebuah ekspresi kebudayaan, dimana keris mampu memberikan nilai dan citra simbolik yang yang diyakini oleh masyarakat sebagai satu bentuk kebudayaan yang adi luhung klasik. Karena dianggap mempunyai nilai dan symbol dalam kehidupan masyarakat, keris saat ini sudah menjadi warisan budaya yang perlu dilestarikan. Dengan hal ini menjadikan keris mewakili adat istiadat dan budaya daerah setempat yang mengakui keberadaan keris tersebut. Apabila keris dijadikan sebagai ekspresi kebudayaan, maka bentuk tersebut merupakan hasil proses perubahan pelestarian dan perkembangan budaya, yang secara tradisi mengacu pada budaya induk. Sehingga masyarakat Indonesia menghormati dan mengakui masalah tersebut, dimana segala perilaku kehidupan selalu dikaitkan dengan budaya induknya atau budaya asalnya. Pada tanggal 25 November 2005 keris telah diakui oleh dunia lewat UNESCO, sebagai Warisan Kecerdikan Budi Dunia Non-Bendawi Manusia. Dimana keris telah menjadi salah satu cinderamata lintas budaya, bangsa dan agama untuk mempertahankan eksistensi keris di UNESCO. Sehingga hal ini perlu dilestarikan dan dikembangkan agar tradisi kebudayaan masyarakat indonesia tidak punah dan hilang. Berharap keris didudukkan sebagai budaya bangsa dan warisan budaya yang paling tua yang tidak ada kaitannya dengan hal-hal yang bersifat mistis, sehingga tidak dipersepsikan salah oleh generasi muda bangsa. Lihat Ruang Kelas Selengkapnya Jakarta - Keris adalah senjata tikam gugusan belati yang termasuk salah satu budaya khas Nusantara. Meski banyak sumber mengenai asal-usulnya, mayoritas sejarah mengatakan bahwa keris berasal dari ujung yang lancip dan tajam, bentuk keris sangat khas dan mudah dibedakan dari senjata tajam di daerah lainnya. Keris berbentuk tidak simetris karena seringkali bilahnya berkelok-kelok, dan memiliki serat lapisan logam cerah pada helai yang terkenal adalah yang memiliki gelombang dan berkelok atau bergerigi. Umumnya, sebuah keris memiliki tiga bagian yaitu bilah pisau, hulu gagang, dan warangka sarung. Diukir dengan teliti, bagian-bagian keris ini memiliki arti seni pembentuk keris juga beraneka ragam, seperti logam mulia, kayu, gading, hingga terbuat dari zaman dahulu, keris digunakan sebagai senjata dalam duel atau peperangan, sekaligus benda pelengkap sesajen. Namun kini, keris juga menjadi salah satu aksesoris dalam berbusana, simbol kecerdikan budi, atau menjadi benda koleksi yang dilihat Indonesia telah terdaftar di UNESCO sebagai Warisan Kecerdikan Budi Dunia Non-Bendawi Manusia sejak 2005 Bagaimana Asal Muasal Keris?Menurut buku Keris dalam Perspektif Keilmuan terbitan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata tahun 2011, sejarah keris masih dianggap kurang Lombard, sejarawan dunia dalam bukunya Nusa Jawa Silang Budaya, menulis bahwa pemakaian keris muncul sejak masa akhir perkataan Tome Pires, "Setiap orang Jawa, kaya atau miskin, harus mempunyai keris di rumah, maupun sepucuk tombak dan sebuah perisai".Pakar sastra Jawa dan kebudayaan Indonesia, Zoetmulder, menyebutkan bahwa pulau Jawa diduga sudah mengenal keris sejak abad ke-6 atau ke-7. Sebagian bentuk awal keris dari periode itu masih bisa dikenali, namun banyak juga yang belum nenek moyang Jawa umumnya beragama Hindu dan Budha, bukti bahwa budaya keris berasal dari India atau negara lain masih belum dapat dipastikan. Tidak ada juga bukti kaitan langsung senjata tradisional ini dengan kedua agama secara prototipe keris sudah ditemukan di beberapa candi Nusantara, yang mana pada candi di India atau negara lain, bentuk serupa keris tidak pernah Indonesia, relief keris dapat ditemukan di Candi Borobudur pada abad ke-8, Candi Prambanan pada abad ke-9, atau patung lelaki Jawa dengan keris di pemandian Candi Letha pada abad umum, bentuk desainnya juga agak berbeda dengan desain keris saat bentuk keris yang dikenal saat ini setidaknya sudah muncul sejak abad ke-10, diperkirakan menyebar dari pulau Jawa ke seluruh Asia Tenggara. Beberapa daerah tersebarnya keris seperti di Madura, Nusa Tenggara, Sumatera, sebagian Sulawesi, hingga Malaysia, Brunei, Thailand Selatan, Filipina Selatan, dan di setiap daerah memiliki keunikan tersendiri dalam penampilan, fungsi, teknik garapan, maupun Apa Pengaruh dan Fungsi Keris Pada Masyarakat?Sejak dahulu, keris digunakan sebagai senjata, alat pusaka, objek spiritual, serta aksesoris untuk pakaian keris juga dianggap memiliki kekuatan magis. Maka hingga saat ini, masih banyak masyarakat percaya bahwa keris dapat membawa keberuntungan sehingga terkadang dijadikan sebagai itu, keris diyakini dapat menambah keberanian dan rasa percaya diri bagi pemiliknya. Alat ini juga dapat menghindarkan serangan wabah penyakit, malapetaka, dan hama orang juga percaya bahwa keris bisa menyingkirkan atau menangkal gangguan makhluk dari sisi magis, ada beberapa fungsi lain keris bagi keris pada masa lampau digunakan sebagai senjata tradisional. Di zaman kerajaan, setiap prajurit membawa keris yang diselipkan di pinggang. Sebagai senjata pokok dalam berperang, keris bisa ditemukan di kisah Ken Arok, Amangkurat II, dan juga sering digunakan oleh pahlawan seperti Imam Bonjol, Hasanudin, Pangeran Diponegoro, dan sebagai benda pusaka warisan nenek moyang. Alasan ini membuat keris dibuat dan disimpan dengan sangat hati-hati. Keris juga banyak disimpan di museum atau keraton seperti Surakarta dan keris juga menjadi lambang atau simbol terutama bagi warga daerah Jawa. Simbol atau lambang ini berupa lukisan, perkataan, lencana, dan lainnya yang mengandung arti tertentu. Simbol keris diantaranya untuk menyatakan legitimasi jabatan atau kekuasaan, lambang status, identitas, serta falsafah masyarakat keris juga menjadi alat perlengkapan berbagai aktivitas. Misalnya perlengkapan pertunjukan wayang, perlengkapan upacara bersih desa, perlengkapan pakaian adat, dan fungsi keris sebagai benda seni. Jika diperhatikan, keris dengan warangkanya adalah kesatuan harmonis yang dibuat dengan imajinasi tingkat fungsi tadi tentu memengaruhi nilai-nilai kebudayaan dan spiritualitas masyarakat yang menganut kepercayaan sisi lain, keris yang berasal dari Jawa menjadi simbol pelestarian budaya nusantara yang harus dimiliki setiap individu. Simak Video "Kolektor Keris, Senjata Khas Peninggalan yang Bersejarah, Surabaya" [GambasVideo 20detik] pal/pal 100% found this document useful 9 votes21K views11 pagesOriginal Titlesoal dan jwban prakarya kelas © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?100% found this document useful 9 votes21K views11 pagesSoal Dan Jwban Prakarya Kelas XOriginal Titlesoal dan jwban prakarya kelas to Page You are on page 1of 11 You're Reading a Free Preview Pages 6 to 10 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. Soal-soal pilihan ganda PG Prakarya dan kewirausahaan Kelas x semester satu kurikulum 2013 K13 beserta jawaban untuk siswa SMA/SMK/MAK/Sederajat, berisikan materi pokok bahasan yang sama dengan soal essay/uraian PKWU bagian pertama, yaitu tentang Kerajinan dengan inspirasi budaya non benda. Berikut, soal pilihan ganda prakarya kelas 10 semester 1 dengan kunci jawaban serta pembahasannya. 1. Alat yang digunakan untuk memukul tatah agar dapat menembus kulit kerbau dalam proses pembuatan wayang kulit yaitu.... a. jangka b. pendukan c. paku corekan d. ganden e. penindih Jawaban d Pembahasan ganden digunakan untuk memukul tatah agar dapat menembus kulit. 2. Keberadaan keris sudah hampir punah di wilayah.... a. Sumatera b. Filipina c. Malaysia d. Brunei e. Filipina Jawaban b Pembahasan Keberadaan keris sangat umum dikenal di daerah Indonesia terutama di daerah pulau Jawa dan Sumatra, Malaysia, Brunei, dan Filipina khususnya di daerah Filipinan Selatan Pulau Mindanao. Namun, bila dibandingkan dengan Indonesia dan Malaysia, keberadaan keris dan pembuatanya di Filipina telah menjadi hal yang sangat langka dan bahkan hampir punah. 3. Penempatan keris di depan terdapat di daerah berikut, kecuali.... a. Sunda b. Sumatra c. Malaysia d. Brunei e. Filipina Jawaban a Pembahasan di daerah Jawa dan Sunda, keris ditempatkan di pinggang bagian belakang. Sementara di Sumatra, Malaysia, Brunei, dan Filipina, keris ditempatkan di depan. 4. Berikut bukan bahan yang digunakan untuk membuat batik, yaitu.... a. mori b. plastik c. rayon d. sutra e. poliester Jawaban b Pembahasan pada awalnya batik dibuat dengan menggunakan kain mori. Dewasa ini batik dibuat juga dari bahan-bahan lainnya, misalnya sutera, rayon ataupun poliester. 5. Tiruan sesuatu dalam skala yang diperkecil atau sesuatu yang kecil disebut... a. relief b. ukiran c. patung d. miniatur e. lukisan Jawaban d Pembahasan miniatur dapat diartikan sebagai tiruan sesuatu dalam skala yang diperkecil atau sesuatu yang kecil. 6. Bahan baku yang paling bagus untuk membuat wayang kulit yaitu kulit.... a. sapi b. kambing c. kerbau d. domba e. unta Jawaban c Pembahasan bahan pokok untuk membuat wayang kulit adalah kulit kerbau. Kulit sapi dapat digunakan sebagai bahan baku namun tidak sebaik kulit kerbau. 7. Kulit yang langsung digunakan untuk proses pembuatan wayang kulit tanpa melalui proses kimiawi disebut kulit.... a. split b. masakan c. mentah d. sintesis e. campuran Jawaban c Pembahasan kulit mentah adalah kulit yang langsung digunakan untuk proses pembuatan wayang kulit tanpa melalui proses kimiawi. 8. Agar kulit kerbau lunak, maka sebelum membuat wayang kulit tersebut harus.... a. direndam b. diberi air c. direbus d. dipanaskan e. dijemur Jawaban a 9. Merendam kulit dengan air mendidih, dan dengan menggunakan air kapur sebelum dibentangkan merupakan teknik yang bertujuan untuk.... a. kulit mudah untuk disayat dan dipotong b. kulit menjadi lebih elastis c. melebarkan kulit d. melunakkan kulit e. mempermudah pengerokan rambut pada kulit Jawaban e 10. Berikut yang bukan termasuk kebudayaan nonbenda, yaitu.... Thanks for reading Contoh Soal PG Prakarya dan Kewirausahaan Kelas X Semester 1 Kurikulum 2013

keberadaan keris sudah hampir punah di wilayah